Pemasangan program instrusi deteksi sebenarnya ditujukan untuk mendeteksi, memantau keadaan anomali jaringan yang disebabkan salah satunya oleh penyusup (intruder). Setelah tahap pendeteksian biasaynya IDS dapat diset untuk dapat memberikan peringatan bagi network administrator.
Tipe IDS sendiri secara garis besar dibagi 2 yaitu host-based dan network-based IDS. Pada tutorial kali ini akan dibahas salah satu contoh aplikasi dari host-based IDS, yaitu tripwire. Program tripwire berfungsi untuk menjaga integritas file sistem dan direktory, dengan mencatat setiap perubahan yang terjadi pada file dan direktori. Penggunaan tripwire biasanya digunakan untuk mempermudah pekerjaan yang dilakukan oleh System Administrator dalam mengamankan sistem.
Cara kerja tripwire adalah dengan melakukan perbandingan file dan direktori yang ada dengan database sistem yang dibuat pada saat tripwire diinstall. Perbandingan tersebut melipti perubahan tanggal, ukuran file, penghapusan dan lainnya. Setelah tripwire dijalankan, secara otomatis akan melakukan pembuatan database sistem. Kemudian secara periodik akan selalu melaporkan setiap perubahan pada file dan direktori.
Berikut tutorial proses instalasi tripwire.
1. Login sebagai root.
2. Lakukan sinkronisasi terkini index paket software lokal dengan repository
#apt-get update
3. Lakukan installasi tripwire
apt-get install tripwire
lalu akan muncul dialog seperti dibawah. Perhatikan pesan yang muncul pada setiap dialog, lalu jawab dengan "Yes".
4. Masukkan site key passphrase dadn local key passphrase, telah muncul dialog seperti dibawah. Ulangi sekali lagi !
5. Kemudian akan muncul dialog bahwa tripwire telah terinstal. Perhatikan pesan pada dialog tersebut!
6. Ubah mode dari 2 buah file dari tropwire : tw.cfg dan tw.pol.
#cd /etc/tripwire
#chmod 0600 tw.cfg tw.pol